يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ﴾ [الحشر:18

Rabu, 03 Juni 2009

KESESATAN PKS (1)

BUKTI KESESATAN PKS(1)



MUQADDDIMAH

Segala puji hanya milik Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya serta orang yang berwala' kepadanya. Amma ba'du.

Ini adalah kajian singkat yang menjelaskan tentang beberapa indikasi destruktif dan bahaya yang ditimbulkan akibat terjun dan berkiprah dalam kancah demokrasi yang banyak orang tertipu dengannya dan menggantungkan harapan mereka kepadanya meskipun hal ini jelas-jelas bertentangan dengan manhaj Allah sebagaimana yang akan dijelaskan dalam kajian yang singkat ini, apalagi banyak sudah pengalaman pahit yang didapat oleh orang yang tertipu dengan permainan ini dan ditampakkan sisi penyimpangan dan kesesatannya.

Penyusun


LIMA PULUH INDIKASI DESTRUKTIF

Dengan memohon taufiq kepada Allah, kami berusaha memaparkan beberapa indikasi destruktif (kerusakan) demokrasi, pemilihan umum dan berpartai:

1. Demokrasi dan hal-hal yang berkaitan dengannya berupa partai-partai dan pemilihan umum merupakan manhaj jahiliyah yang bertentangan dengan Islam, maka tidak mungkin system ini dipadukan dengan Islam karena Islam adalah cahaya sedangkan demokrasi adalah kegelapan.
"Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat dan tidak (pula) kegelapan dengan cahaya." (Surat Faathir: 19-20)

Islam adalah hidayah dan petunjuk sedangkan demokrasi adalah penyimpangan dan kesesatan.

"Sungguh telas jelas petunjuk daripada kesesatan." (Surat Al-Baqarah: 256)

Islam adalah manhaj rabbani yang bersumber dari langit sedangkan demokrasi adalah produk buatan manusia dari bumi. Sangat jauh perbedaan antara keduanya.


2. Terjun ke dalam kancah demokrasi mengandung unsur ketaatan kepada orang-orang kafir baik itu orang Yahudi, Nasrani atau yang lainnya, padahal kita telah dilarang untuk menaati mereka dan diperintahkan untuk menyelisihi mereka, sebagaimana hal ini telah diketahui secara lugas dan gambling dalam dien. Allah Ta'ala berfirman:
"Wahai orang-orang yang beriman jika kalian menaati sekelompok orang-orang yang diberi Al-Kitab, niscaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi orang kafir setelah kamu beriman." (Surat Ali 'Imran: 100)

"Karena itu janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir, dan berjihadlah terhadap mereka dengan Al-Quran dengan jihad yang besar." (Surat Al- Furqaan: 52)

"Dan janganlah kamu menaati orang-orang yang kafir dan orang-orang munafik itu, janganlah kamu hiraukan gangguan mereka dan bertawakkallah kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai pelindung(mu)."(Surat Al-Ahzaab: 48)

Dan ayat-ayat yang senada dengan ini sangat banyak dan telah menjadi maklum.


3. Sistem demokrasi memisahkan antara dien dan kehidupan, yakni dengan mengesampingkan syari'at Allah dari berbagai lini kehidupan dan menyandarkan hukum kepada rakyat agar mereka dapat menyalurkan hak demokrasi mereka--seperti yang mereka katakan-- melalui kotak-kotak pemilu atau melalui wakil-wakil mereka yang duduk di Majelis Perwakilan.

4. Sistem demokrasi membuka lebar-lebar pintu kemurtadan dan zindiq, karena di bawah naungan sistem thaghut ini memungkinkan bagi setiap pemeluk agama, madzhab atau aliran tertentu untuk membentuk sebuah partai dan menerbitkan mass media untuk menyebarkan ajaran mereka yang menyimpang dari dienullah dengan dalih toleransi dalam mengeluarkan pendapat, maka bagaimana mungkin setelah itu dikatakan, "Sesungguhnya sistem demokrasi itu sesuai dengan syura dan merupakan satu keistimewaan yang telah hilang dari kaum muslimin sejak lebih dari seribu tahun yang lalu," sebagaimana ditegaskan oleh sejumlah orang jahil, bahkan (ironisnya) hal ini juga telah ditegaskan oleh sejumlah partai Islam yang dalam salah satu pernyataan resminya disebutkan:
"Sesungguhnya demokrasi dan beragamnya partai merupakan satu-satunya pilihan kami untuk membawa negeri ini menuju masa depan yang lebih baik."


5. Sistem demokrasi membuka pintu syahwat dan sikap permissivisme (menghalalkan segala cara) seperti minum arak, mabuk-mabukan, bermain musik, berbuat kefasikan, berzina, menjamurnya gedung bioskop dan hal-hal lainnya yang melanggar aturan Allah di bawah semboyan demokrasi yang popular:

"Biarkan dia berbuat semaunya, biarkan dia lewat dari mana saja ia mau," juga di bawah semboyan "menjaga kebebasan individu."

14 komentar:

  1. Pak Abu, nampaknya bapak telah salah mengambil judul. Saya ingin membaca bukti kesesatan PKS, tapi yang bapak tulis hanya contoh-contoh demokrasi yg destruktif. Lantas apa relevansinya dengan PKS?

    Yang lebih menarik, kenapa PKS? mengapa tidak PKB, PAN, PPP atau Bulan Bintang?
    Ada dendam apa ini?

    Dari Tulisan pak Abu, disampaikan "Islam adalah hidayah dan demokrasi adalah penyimpangan". Hal ini seolah-olah bapak menyetarakan demokrasi dengan islam, apa tidak salah pak?
    Kalau disetarakan seperti itu, Alangkah dangkalnya makna islam. Mungkin bapak perlu mengkaji ulang.
    Sebagai saran mungkin bapak perlu "IQRO'"

    BalasHapus
  2. MENANGGAPI KOMENT YANG ANEH DARI ANONIM

    SEMOGA ALLAH MEMBERIKAN HIDAYAH DAN KEYAKINAN AKAN SUATU KEBENARAN UNTUK ANDA

    BISMILLAH
    SEBAGAI MANUSIA YANG CERDAS MENGAPA KITA SEOLAH2 MENUTUP KEBENARAN JIKA MEMANG KITA SUDAH TAHU ITU SUATU KEBENARAN.
    MUSUH DARI PBB ITU KEKHALIFAHAN
    DAN ISLAM ITU ADALAH HIDAYAH, KEBENARAN , CAHAYA
    DAN DEMOKRASI ITU HANYA SALAH SATU DARI SEKIAN BANYAK KESESATAN, KEGELAPAN.
    MASIH BANYAK KESESATAN YANG LAINNYA EX:
    PAHAM SINKRETISME
    LENINISME
    KOMUNISME
    KRISTEN
    YAHUDI
    MAJUSI
    ALIRAN KEBATHINAN
    DAN TERMASUK DEMOKRASI ITU,
    DAN DIBAWAH DEMOKRASI LAH SEMUA KESESATAN DIATAS TERPAYUNGI DENGAN EMBEL2 KEBEBASAN BERKEYAKINAN DLL

    MENGENAI PKS DISINI BUKAN MASALAH DENDAM TETAPI PKS BANYAK MENGUSUNG SLOGAN2 YANG SEOLAH2 ISLAMI SEPERTI DEMOKRASI ITU SESUAI AJARAN QUR'AN YAITU AJARAN SYURO ATAU MUSYAWAROH.
    DARI SINILAH ISLAM DIOBRAK ABRIK SECARA HALUS, BANYAK ORANG YANG KEBLINGER MEMILIH PKS, PADAHAL SEMUA PARTAI ISLAM BAIK ITU PKS, PKB, PPP ATAUPUN PBB, SAMA AJA. MEREKA GA AKAN BENAR2 MEWUJUDKAN PEMERINTAHAN ISLAM DAN HUKUM ISLAM. MEREKA MEMANFAATKAN ISLAM UNTUK MERAIH SUARA SEBANYAK2NYA.

    JIKA ADA NIAT BAIK DARI ANDA UNTUK MENGIKUTI KEBENARAN, CUKUPLAH KIRANYA ULASAN YANG SINGKAT DARI SAYA INI MEMBUAT ANDA BERFIKIR DAN MENGIKUTI KEBENARAN.
    ALKHAMDULILLAH

    SEMOGA ALLAH MEMBERIKAN HIDAYAH DAN KEYAKINAN AKAN SUATU KEBENARAN UNTUK ANDA

    BalasHapus
  3. Asssalamu'alikum wr wb. Bang Abu
    Anda dan kelompok salaf kerjanya selalu menyalahkan dan menyesatkan orang lain. Dulu yang sering anda sesatkan adalah NU, kemudian Muhammadiyah, lalu Hizbuttahrir, sekarang PKS.
    Bang ABu jika anda memang mengikuti Qur'an dan Hadits hendaklah secara totalitas. ikutilah Akhlak Rasul yang santun penuh dengan cinta kasih.Rasulullah selalu menyayangi ummatnya, bahkan ketika dicaci dan disakiti beliau mendoakan dengan kebaikan. Sedangkan anda, tidak ada kelompok lain yang menyerang Anda dan ajaran Salafi, tapi malah suka menyesatkan dan memberi merk kelompok lain dengan mudah.
    Banyaklah merenung dan bertafakur pada diri anda. jika jiwa anda sudah dewasa dan spritual anda semakin matang, saya yakin anda akan malu sndiri dengan sikap dan sifat anda saat ini.
    semoga Nasehat ini dapat masuk ke hati Nurani anda.
    Wassalamu alaikum wr.wb.

    BalasHapus
  4. maaf sedikit melenceng, saya mu'alaf
    Memang banyak orang memandang islam itu PKS, FPI, dll.

    saran saya kalau masuk ataupun belajar islam secara utuh.

    BalasHapus
  5. harusnya bagian waspadanya ditambah..
    salafi sesat!!

    BalasHapus
  6. iya ya, salafi itu kerjanya hanya mengatakan si A kafir, si A sesat. Wah...wah....

    Benar itu baik, tapi merasa paling baik dan benar itu tidak baik apalagi sampai sembarangan mengkafirkan golongan tertentu, padahal belum tentu orang-orang seperti yang di PKS, Muhamadiyah atau NU itu sesat.

    Sebenarnya pada paham gak sih tentang takfir itu sendiri?

    Dalam sebuah hadits disebutkan :
    إذا قال الرجل لأخيه يا كافر فقد باء بها أحدهما.( رواه البخاري عن أبي هريرة رضي الله عنه )
    ” Jika seorang laki-laki berkata kepada saudara muslimnya ”Hai kafir !” maka vonis kufur telah jatuh pada salah satu dari keduanya.” ( H.R.Bukhari dr Abu Hurairah R.A )

    Vonis kufur tidak boleh dijatuhkan kecuali oleh orang yang mengetahui seluk-beluk keluar masuknya seseorang dalam lingkaran kufur dan batasan-batasan yang memisahkan antara kufur dan iman dalam hukum syari’at Islam.

    Tidak diperkenankan bagi siapapun memasuki wilayah ini dan menjatuhkan vonis kufur berdasarkan prasangka dan dugaan tanpa kehati-hatian, kepastian dan informasi akurat. Jika vonis kufur dilakukan dengan sembarangan maka akan kacau dan mengakibatkan penduduk muslim yang berada di dunia ini hanya tinggal segelintir.

    Demikian pula, tidak diperbolehkan menjatuhkan vonis kufur terhadap tindakan-tindakan maksiat sepanjang keimanan dan pengakuan terhadap syahadatain tetap terpelihara. Dalam sebuah hadits dari Anas RA, Rasulullah SAW bersabda :
    ثلاث من أصل الإيمان : الكف عمن قال : لا إله إلا الله لا نكفره بذنب ولا نخرجه عن الإسلام بالعمل , والجهاد ماض منذ بعثني الله إلى أن يقاتل آخر أمتي الدجال لا يبطله جور جائر
    ولا عدل عادل والأقدار.( أخرجه أبو داود )
    “Tiga hal merupakan pokok iman ; menahan diri dari orang yang menyatakan Tiada Tuhan kecuali Allah. Tidak memvonis kafir akibat dosa dan tidak mengeluarkannya dari agama Islam akibat perbuatan dosa ; Jihad berlangsung terus semenjak Allah mengutusku sampai akhir ummatku memerangi Dajjal. Jihad tidak bisa dihapus oleh kelaliman orang yang lalim dan keadilan orang yang adil ; dan meyakini kebenaran takdir”.

    Imam Al-Haramain pernah berkata, “ Jika ditanyakan kepadaku : Tolong jelaskan dengan detail ungkapan-ungkapan yang menyebabkan kufur dan tidak”. Maka saya akan menjawab,” Pertanyaan ini adalah harapan yang bukan pada tempatnya. Karena penjelasan secara detail persoalan ini membutuhkan argumentasi mendalam dan proses rumit yang digali dari dasar-dasar ilmu Tauhid. Siapapun yang tidak dikarunia puncak-puncak hakikat maka ia akan gagal meraih bukti-bukti kuat menyangkut dalil-dalil pengkafiran”.

    Berangkat dari paparan di muka kami ingatkan untuk menjauhi pengkafiran secara membabi buta di luar point-point yang telah dijelaskan di atas. Karena tindakan pengkafiran bisa berakibat sangat fatal.

    Hanya Allah yang memberi petunjuk ke jalan yang lurus dan hanya kepada-Nya lah tempat kembali.

    BalasHapus
  7. Hidup salafy, jangan pernah berhenti untuk mengoreksi karena kita ini adalah saudara,jangan biarkan saudara2 kita masuk jurang dengan sia2, mari selamatkan mereka semua dengan label2 yang sesuai: SESAT>BID'AH>NERAKA<KAFIR.Ngapain sie mereka sibuk dengan dakwah,khilafah dan sebagainya, bukankah lebih asyik hidup dibawah negara sekuler dan liberal selamanya atau lebih baik lari kehutan gigit akar sampai mati,,,,mbok iyo sing podo anteng belajar AlQur'an dan Hadits jangan suka mengusik kepentingan orang Barat nti di Ganyang,Dibantai habis baru tau rasa!nti malah gak bisa ngaji lagi khan?

    BalasHapus
  8. Kasian anonim di atas...
    beliau takut kepada manusia (barat)...
    bukan takut kepada Allah...
    tidakkah engkau merasa takut tidak bisa memenuhi perintah Allah untuk berislam secara kaffah??

    BalasHapus
  9. Wallahus Samiu'l A'liim..!
    Wallahul A'ziizul Hakim..!
    Wallahu Laayahdil Qoumaddzolimin..!

    BalasHapus
  10. "Bersatu dan Berkasih Sayanglah Wahai Ahlus Sunnah dan Janganlah Berpecah dan Berselisih"

    Di mana antum letakkam motto antum tersebut Yaa Ikhwan...??!!??

    Kenapa antum masih menfitnah Saudaramu sendiri??
    Yg Jelas melaksanakn Rukun Islam yg 5, dan Rukun Iman yang 6..

    Orang tua antum pasti akan sangat bersedih jika mengetahui hal ini...! Apalagi Allah wa Rasulullah..!!??

    BalasHapus
  11. eh............. abu... emang yee lu tuh orang pemecah umat islam..........?
    eh mikir....s x lagi mikir...
    allah tuhan ku
    muhammad saw nabi ku
    islam agama ku
    pks ladang dakwah ku di tanjung barat

    BalasHapus
  12. Hari ini kaum Muslimin berada dalam situasi di mana aturan-aturan kafir sedang diterapkan. Maka realitas tanah-tanah Muslim saat ini adalah sebagaimana Rasulullah Saw. di Makkah sebelum Negara Islam didirikan di Madinah. Oleh karena itu, dalam rangka bekerja untuk pendirian Negara Islam, kita perlu mengikuti contoh yang terbangun di dalam Sirah. Dalam memeriksa periode Mekkah, hingga pendirian Negara Islam di Madinah, kita melihat bahwa RasulAllah Saw. melalui beberapa tahap spesifik dan jelas dan mengerjakan beberapa aksi spesifik dalam tahap-tahap itu

    BalasHapus
  13. semoga Allah selalu membimbing kita kepada jalan yang diridhainya, mari kita saling menguatkan dalam kebaikan dan saling mengevaluasi dalam hal kekurangan. semoga kita semua bertemu di jannah-Nya dengan rahmat-Nya.Amien.

    BalasHapus
  14. Orang salafi selalu merasa dia yang paling bener sendiri... salafi menghujat demokrasi sedangkan ia sendiri berlindung dibawah demokrasi,, aneh.
    Saat umat Islam di mesir di suriah dibantai... apa yang bisa salafi lakukan?? tidak ada gerakan protes masal, karena menurutnya demo HARAM. Salafi tidak bisa menentang pemerintahnya (seperti di Saudi) karena mereka harus nurut sama Pemerintah... kalau semua ikut salafi, Islam ga akan punya taring..

    BalasHapus