يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ﴾ [الحشر:18

Jumat, 01 Mei 2009

Pemegang BARA API (1)

بسم الله الرحمن الرحيم

PEMEGANG BARA API

Muhammad Afifuddin

[SALAFY XIX/RABI’UL AWWAL/1418/1997/TAFSIR]



Makna Lafadh

… jagalah diri kalian, tidaklah orang sesat itu akan memberikan madlarat kepada kalian jika kalian telah mendapat petunjuk.

Ibnu Abbas berkata : “Bila seorang hamba mentaati Allah dalam perintah-Nya, baik dalam melaksanakan perkara halal maupun meninggalkan perkara haram, maka orang-orang yang sesat tidak akan mendatangkan madlarat baginya jika dia mengerjakan perintah Allah tersebut.”

Hasan Al Bashri berkata : “Segala puji bagi Allah atas (diturunkan-Nya) ayat ini, tidak ada seorang Mukmin pun di jaman dahulu maupun sekarang melainkan ada seorang munafik yang membenci perbuatannya.”

Sa’id bin Al Musayyab berkata : “Ber-amar ma’ruf nahi munkar-lah kalian, tiadalah orang sesat itu akan memberikan madlarat kepadamu apabila kamu telah mendapat petunjuk.” (Jami’ul Bayan 5/98-99. Lihat Ibnu Katsir 2/151)

Hanya kepada Allah kamu kembali semuanya, maka Dia akan menerangkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

Abu Ja’far Ibnu Jarir Ath Thabari berkata bahwa maknanya adalah Allah berfirman kepada hamba-Nya yang Mukmin : “Wahai kaum Mukminin, kerjakanlah apa yang Aku perintahkan kepada kalian dan berhentilah dari apa yang Aku larang. Perintahkan kepada orang-orang yang menyimpang, sesat, dan menyeleweng dari jalan-Ku untuk berbuat kebaikan dan laranglah mereka dari perbuatan munkar. Jika mereka menerima maka kebaikan bagi mereka dan bagi kalian, tetapi kalau mereka masih tetap dalam kesesatan dan penyimpangan maka kepada-Ku-lah kalian semua akan kembali. Aku Maha Tahu dengan apa yang kalian semua kerjakan, maka di akhirat kelak akan Aku kabarkan kepada kalian semua sesuai dengan amalnya karena Aku Maha Mengetahui amal kalian semua baik laki-laki maupun wanita.” (Jami’ul Bayan 5/100)

Ibnu Katsir berkata : “Yakni masing-masing akan dibalas sesuai dengan amalnya. Kebaikan akan dibalas dengan kebaikan dan kejelekan akan dibalas dengan kejelekan pula.” (Ibnu Katsir 2/149)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar