يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ﴾ [الحشر:18

Minggu, 01 Februari 2009

Bayangkanlah...

Wahai Saudara Tercinta

Bayangkanlah para pelaku kebaikan tatkala dikeluarkan dari kubur! Wajah mereka bersinar putih sebagai tanda kebajikan yang telah mereka lakukan. Mereka keluar dari kubur dengan tanda tersebut sebagai anugerah dari Allah Zat yang Mahamulia. Para malaikat menyambut mereka sembari berkata, “Inilah hari yang telah dijanjikan kepada kalian”. Bayangkanlah tatkala Allah ta’ala berkata, “Wahai para malaikat-Ku, masukkanlah para hamba-Ku ke dalam surga yang dipenuhi berbagai kenikmatan, masukkanlah mereka ke dalam keridaan yang agung.” Segala puji bagi Allah, mereka pun hidup dalam kehidupan yang menyenangkan. Surga-surga dibukakan bagi mereka, bidadari mengelilingi untuk melayani mereka. Hilanglah sudah, kecemasan dan keletihan yang mereka alami.

Sebaliknya, bayangkanlah nasib jiwa yang zalim lagi gemar bermaksiat kepada-Nya. Allah berkata kepada malaikat-Nya, “Peganglah dia, lalu belenggulah tangannya ke lehernya. Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala. Sungguh amarah-Ku telah memuncak terhadap orang yang tidak malu ketika bermaksiat kepada-Ku.”

Akhirnya, jiwa yang zalim lagi penuh dosa menghuni neraka yang menyala dan bergemuruh. Jiwa tersebut senantiasa berangan-angan, jika sekiranya ia mampu kembali ke dunia agar dapat bertaubat kepada Allah dan mengerjakan amal yang shalih. Namun, hal tersebut mustahil terjadi. Maka tertelungkuplah ia di atas keningnya, terjatuh ke dalam jurang-jurang kegelapan dan terombang-ambing di antara tangga-tangga neraka dan lapisan neraka terbawah, terombang-ambing di antara penyesalan dan malapetaka.

Alangkah jauh perbedaan kedua golongan tersebut, antara mereka yang berada dalam surga dan mereka yang berada dalam neraka. Sungguh benar firman Allah,

إِنَّ الأبْرَارَ لَفِي نَعِيمٍ . وَإِنَّ الْفُجَّارَ لَفِي جَحِيمٍ

“Sesungguhnya orang-orang yang banyak berbakti benar-benar berada dalam surga yang penuh kenikmatan. Dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka.” (QS. Al Infithaar: 13-14).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar